Program U-Go: Pemberdayaan Perempuan Muda Indonesia

07 Juli 2023

Pandemi Covid-19 berdampak negatif menciptakan anak menjadi yatim piatu. Saat ini, kondisi anak-anak tersebut sangat rentan dan sangat membutuhkan perlindungan dan pemberian bantuan kepada anak yatim sangat penting. Data Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan, pada 20 Juli 2021 di Indonesia sebanyak 11.045 anak menjadi yatim piatu akibat pandemi. Data BPS mengungkapkan bahwa pada tahun 2021, di Indonesia, angka partisipasi sekolah perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki di semua kelompok umur.

Didirikan oleh John Wood, U-Go bertujuan untuk membantu perempuan muda yang ambisius dan menjanjikan di negara berpenghasilan rendah untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan memberikan beasiswa secara kolektif yang dilakukan oleh individu dan perusahaan di negara berpenghasilan tinggi. Bersama-sama, kita akan membangun “tangga sosial” berikutnya yang akan lebih memberdayakan perempuan, dan membantu menciptakan efek riak yang luas yang menyebar ke keluarga mereka dan komunitas yang lebih luas. Dimulai dengan 1.000 beasiswa pada tahun 2022, kami akan memberdayakan generasi perempuan muda yang ambisius dan menjanjikan di negara-negara berpenghasilan rendah, termasuk Bangladesh, Kamboja, India, Nepal, Pakistan dan Vietnam, untuk mengejar pendidikan tinggi dan meningkatkan penghasilan mereka untuk diri mereka sendiri, keluarga mereka, dan komunitas. Kesempatan memperoleh pendidikan dapat mengubah kehidupan remaja putri, memutus mata rantai kemiskinan bagi mereka dan keluarganya, serta mengatasi kesenjangan gender di negara-negara berpenghasilan rendah. “Bersama-sama, mari kita menghancurkan langit-langit yang menjadi penghalang wanita untuk maju”, kata-kata inspiratif dari pendiri U-Go, John Wood.

Program U-Go akan membuka peluang bagi anak perempuan untuk mengenyam pendidikan guna menjamin masa depan yang lebih baik. U-Go bekerja dengan mitra di masing-masing negara untuk menjembatani kesenjangan gender dalam pendidikan. INOTEK sebagai mitra U-Go di Indonesia telah menilai daerah-daerah yang paling terkena dampak Covid19 untuk memastikan program U-Go menyasar penerima manfaat yang tepat. Ini adalah tujuan dari program U-Go adalah agar anak perempuan yang kurang beruntung secara ekonomi diberikan bantuan finansial untuk bisa mengejar pendidikan tinggi.

Program U-Go dimulai di Indonesia pada Maret 2022 dan memberikan kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi kepada 121 penerima beasiswa. Program ini memberikan dukungan dan bimbingan bagi para gadis untuk membuat kehidupan yang lebih baik, mendapatkan pengetahuan yang lebih besar dan berdampak pada masyarakat, memastikan kemandirian ekonomi, dan mendukung orang lain di masa depan dan seterusnya. Selain membantu para perempuan dengan beasiswa, program ini memberdayakan mereka untuk menjadi wanita berpengaruh yang kuat yang mendukung masyarakat dan lingkungan. Kami juga akan memberikan kesempatan untuk berkolaborasi dan berbagi keahlian dan pengetahuan untuk membangun pembelajaran akademik yang memungkinkan pemberdayaan ekonomi perempuan.

Output dari Program U-Go :

  1. Penerima beasiswa akan membuat kehidupan yang lebih baik untuk diri mereka sendiri dan keluarga mereka
  2. Penerima beasiswa akan lebih mungkin memperoleh gelar/sertifikat lanjutan
  3. Penerima beasiswa akan mendapatkan lebih banyak uang dalam pekerjaan formal atau sebagai pengusaha
  4. Kemandirian ekonomi mereka akan menghasilkan investasi dalam keluarga mereka
  5. Penerima beasiswa akan memiliki status yang lebih tinggi dalam keluarga dan komunitas mereka, dan
  6. Penerima beasiswa akan bekerja dalam pekerjaan yang bermanfaat bagi masyarakat mereka, sebagai perawat, dokter, guru, profesional, dll

Pada tahun 2023, beasiswa U-Go diharapkan dapat memberikan 120 beasiswa bagi remaja putri di Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai bulan Mei dan akan ditutup pada 15 Juni 2023.

Related Article

Program Beasiswa U-Go