Launching Program Build Back National Economy Better Karawang

16 Juli 2021

Satu setengah tahun sudah Indonesia didera oleh pandemi Covid-19 dan kini mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi minus. Pada kuartal pertama 2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di angka -0,74 persen dimana pengangguran diperkirakan naik dengan kisaran 3-5 juta orang. Kenaikan pengangguran ini perlu segera ditanggulangi melalui kegiatan pemberdayaan wirausaha dan mendorong peningkatan daya saingnya. Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) bekerjasama dengan Sampoerna Untuk Indonesia melanjutkan visi untuk memberdayakan wirausaha dan meningkatkan daya saing untuk dapat bangkit di masa pandemi ini dengan meluncurkan Program Build Back National Economy Better di Kabupaten Karawang pada tanggal 15 Juli 2021 yang dilaksanakan secara streaming online melalui zoom dan youtube.

Kegiatan launching ini adalah perluasan dari Program Build Back National Economy Better (BBNEB) yang telah dilaksanakan di Jakarta sejak bulan April 2021. BBNEB adalah sebuah program pendampingan dan peningkatan kapasitas usaha UMKM yang akan dilaksanakan dengan konsep berbeda dengan konsep program-program yang pernah diaplikasikan sebelumnya dimana rata-rata berupa aneka ragam pelatihan berbentuk hard skill. Program BBNEB menawarkan sebuah program pendampingan dan pelatihan untuk komersialisasi produk sehingga para wirausahawan tidak hanya dijejali dengan workshop & pelatihan-pelatihan pembuatan produk saja tetapi bagaimana caranya membuat produk mereka bisa laku dan berdaya saing di pasaran. Karena kami meyakini sebuah inovasi produksi tentunya tidak cukup hanya dicipatakan saja melainkan harus mendatangkan keuntungan bisnis bagi pembuatnya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup mereka.

INOTEK yang didukung penuh oleh Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) menggandeng mitra strategis yaitu Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Koperasi dan UKM untuk melaksanakan program secara komprehensif dalam memperkuat wirausaha mengelola bisnis dan fokus untuk hilirisasi produk melalui penerapan 3 prinsip berwirausaha yaitu People, Planet dan Profit.  

Acara launching BBNEB di Kabupaten Karawang diselenggarakan dengan maksud untuk mensosialisasikan dan menjaring para pelaku usaha agar dapat menerima manfaat program secara optimal melalui seminar dan “sharing session”. Sesi seminar dan bincang-bincang dalam launching ini ditujukan untuk memperkuat mindset wirausaha dalam menghadapi permasalahan pandemi, pentingnya berinovasi dan berkolaborasi untuk meningkatkan daya saing serta kapasitas bisnis wirausaha untuk mampu beralih go online. Seminar kewirausahaan ini diisi oleh mentor-mentor yang kompeten di bidangnya yaitu Bapak Indra Uno yang menjelaskan kondisi ekosistem kewirausahaan saat ini dan menyampaikan kiat-kiat bertahan di masa pandemi, dilanjutkan dengan Bapak Addie MS yang menyampaikan bahwa menjadi seorang wirausaha harus memiliki visi dan misi serta kecintaan terhadap hal yang dilakukan sehingga setiap hari mampu untuk melakukan aktivitas produktif dan memberikan dampak sosial. Di akhir sesi bincang-bincang adalah penyampaian tips bagi wirausaha untuk go online yang disampaikan oleh Bapak Juanda Rovelim yang menyampaikan data kondisi ekosistem digital dan bagaimana sebagai wirausaha menyikapinya dengan turut andil dalam go online serta ditutup dengan penyajian pengalaman oleh Ibu Ismiyati dari CV Global Net dalam memberikan “success story” mempromosikan produknya secara online kepada para peserta. Penggunaan media sosial selama pandemi menjadi sangat penting dalam menjangkau konsumen yang lebih luas sehingga ruang gerak promosi yang terbatas dapat terbuka dengan biaya yang lebih efisien. 

Dalam pemaparannya mengenai sekilas Program Build Back National Economy Better, Ivi Anggraeni selaku Direktur Eksekutif Yayasan INOTEK menyampaikan bahwa program ini terdiri dari 10 tahapan yaitu  1. dukungan hilirasasi produk melalui pelatihan, pendampingan dan mentoring: 2. memperkuat nilai produk; 3. menanamkan value usaha berbasis lingkungan dan sosial; 4. mendaftarkan dan membuka akses online; 5. memperluas jaringan bisnis; 6. mempromosikan produk melalui inotek.market; 7. pendaftaran legalitas usaha dan kekayaan intelektual; 8. Demoday; 9. membuka akses pembiayaan; 10. menggunakan teknologi tepat guna.  

Harapan INOTEK dan Sampoerna untuk Indonesia dengan diadakannya program ini adalah semoga kegiatan yang secara holistik akan dilakukan dapat menjadi cikal bakal bagi UMKM dimanapun berada untuk bisa naik kelas melalui Go-Online dan berdampak signifikan dalam membangkitkan perekonomian Kabupaten Karawang.

Related Article

Gastrik