BUILD BACK NATIONAL ECONOMY BETTER PROGRAM

30 April 2021

Wirausaha sebagai penopang perekonomian bangsa telah terdampak pandemi Covid-19 dimana selama satu tahun lebih usahanya mengalami penurunan omset yang diakibatkan dari keterbatasan gerak usaha sehingga diperlukan sistem pemulihan perekonomian bagi wirausaha untuk dapat beradaptasi dan merubah bisnis model yang sesuai di masa pandemi. Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) bekerjasama dengan Sampoerna Untuk Indonesia melanjutkan visi untuk memulihkan ekonomi masyarakat khususnya para wirausaha agar memiliki daya saing untuk dapat bangkit di masa pandemi ini dengan meluncurkan Program Build Back National Economy Better pada tanggal 29 April 2021 yang dilaksanakan secara langsung di Rusunawa Marunda dan streaming online melalui zoom dan youtube.

Program ini merupakan kelanjutan dari Program Start It Up, a Path to Accelerate Micropreneurs yang telah dilaksanakan tahun 2020 dalam memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para wirausaha di Rusunawa Pulogebang dan Komaruddin. Pada tahun 2021, program BBNEB akan dilaksanakan di 6 Rusunawa yaitu Marunda, Pinus Elok, Rawa Bebek, Jatinegara, Jatirawasari, dan Cipinang. Kegiatan ini dilaksanakan dengan konsep yang berbeda dengan konsep program-program yang pernah diaplikasikan sebelumnya yang rata-rata berupa aneka ragam pelatihan berbentuk hard skill.

INOTEK yang didukung penuh oleh Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) menggandeng mitra strategis yaitu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) serta Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Pusat Penyuluhan dan Bantuan Hukum, untuk melaksanakan program secara komprehensif dalam memperkuat wirausaha mengelola bisnis dan fokus untuk hilirisasi produk melalui penerapan 3 prinsip berwirausaha yaitu People, Planet dan Profit.  

Program BBNEB menawarkan sebuah program pendampingan dan pelatihan untuk komersialisasi produk sehingga para wirausahawan tidak hanya dijejali dengan workshop & pelatihan-pelatihan pembuatan produk saja tetapi bagaimana caranya membuat produk mereka bisa laku dan berdaya saing di pasaran. Karena kami meyakini sebuah inovasi produksi tentunya harus mendatangkan keuntungan bisnis bagi pembuatnya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup mereka.

Launching Program BBNEB telah diadakan dengan pelaksanaan seminar disertai acara bincang-bincang untuk meningkatkan kesadaran pentingnya wirausaha berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia dan meningkatkan kapasitas bisnis penghuni rusunawa untuk mampu beralih go online. Seminar kewirausahaan ini diisi oleh mentor-mentor yang kompeten di bidangnya yaitu Bapak Indra Uno yang menjelaskan bagaimana kiat bertahan di masa pandemi ini, dilanjutkan dengan Ibu Intan Erlita yang menyampaikan  bahwa menjadi seorang wirausaha adalah keberkahan karena mampu memberikan dampak sosial dan bagaimana seorang wirausaha harus memiliki pola pikir agar bisa sukses. Di akhir sesi seminar adalah penyampaian tips bagi wirausaha untuk go online yang disampaikan oleh Bapak Juanda

Rovelim. Dalam memberikan “success story” kepada para peserta, sesi bincang-bincang diadakan dengan mengundang Top 10 Festival #SampoernauntukUMKM yang telah berhasil memajukan usahanya dengan menggunakan media sosial. Para 10 UMKM ini, menceritakan pengalamannya bahwa penggunaan media sosial selama pandemi menjadi sangat penting dalam menjangkau konsumen yang lebih luas sehingga ruang gerak promosi yang terbatas dapat terbuka dengan biaya yang lebih efisien.  Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan adanya Bazaar produk UMKM yang menampilkan wajah-wajah produk UMKM dari Rusunawa Marunda.

Program Build Back National Economy Better terdiri dari 10 tahapan yaitu  1. dukungan hilirasasi produk melalui pelatihan, pendampingan dan mentoring: 2. memperkuat nilai produk; 3. menanamkan value usaha berbasis lingkungan dan sosial; 4. mendaftarkan dan membuka akses online; 5. memperluas jaringan bisnis; 6. mempromosikan produk melalui inotek.market; 7. pendaftaran legalitas usaha dan kekayaan intelektual; 8. Demoday; 9. membuka akses pembiayaan; 10. menggunakan teknologi tepat guna.  

Harapan INOTEK dan Sampoerna untuk Indonesia dengan diadakannya program ini adalah semoga kegiatan yang secara holistik akan dilakukan dapat menjadi cikal bakal bagi UMKM dimanapun berada untuk bisa naik kelas melalui Go-Online dan berdampak signifikan dalam membangkitkan perekonomian warga rusunawa.

Related Article

Pengolah Sampah Mandiri