Wirausaha Inovatif Berbasis Sosial dan Lingkungan

Tiga Pemenang Terbaik Wirausaha Inovatif Berbasis Sosial dan Lingkungan 

2016


Masper Food Indonesia

PT Pandawa Agri Indonesia

Sampahkoe



Program Wirausaha Inovatif Berbasis Sosial dan Lingkungan (WIBSL) diluncurkan pertama kali pada bulan November 2014-Agustus 2015. Program ini merupakan kerja sama INOTEK dan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di bawah payung program Sampoerna Untuk Indonesia. WISBL bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bisnis pelaku usaha kecil menengah (UKM) dalam aspek sosial & ekonomi.

Saat pertama kali diluncurkan, Program WIBSL yang terdiri dari rangkaian kegiatan seperti Sosialisasi Program, Pelatihan Kewirausahaan, Seleksi Peserta, dan Forum Investor mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para peserta dan pemangku kepentingan, termasuk institusi pemerintah, institusi pendidikan, serta inkubator bisnis.

Untuk itu, pada tahun ini INOTEK dan Sampoerna untuk Indonesia kembali menyelenggarakan Program WIBSL. Program ini terbuka untuk para pelaku UKM di Indonesia.

Apa saja tujuan dari kegiatan ini?

  1. Mendorong pertumbuhan UKM yang memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.
  2. Mendorong terciptanya lapangan kerja dan pelestarian lingkungan.
  3. Mencari UKM Berbasis Sosial dan Lingkungan yang berpotensi dan memiliki daya saing.

Siapa saja yang dapat berpartisipasi?

  1. UKM
  2. Berbadan  hukum (minimal 1 tahun)
  3. Belum berbadan hukum, tetapi sudah beroperasi minimal 2 tahun.
  4. Lokasi UKM berada di salah satu kota di bawah ini:
    1. Jawa Barat
    2. Jawa Tengah
    3. Yogyakarta
    4. Jawa Timur
    5. Sumatra Selatan
    6. Nusa Tenggara Barat
  5. Memiliki total nilai penjualan setahun (omzet) minimal Rp. 100 juta.
  6. Usaha tidak harus berbasis teknologi.
  7. Menjalankan usaha berbasis kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
  8. Menjalankan usaha dengan mengaitkan misi untuk memberikan dampak sosial, seperti: penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat, dan transfer pengetahuan.
  9. Sektor usaha berkaitan dengan:
    1. Pertanian (termasuk Peternakan dan Perikanan)
    2. Produk hutan non-kayu dan kayu bersertifikat
    3. Ekowisata
    4. Teknologi bersih
    5. Energi terbarukan
    6. Pemanfaatan limbah

Manfaat apa yang akan didapat bila Anda berpartisipasi?

  1. Mendapatkan pelatihan dan pendampingan untuk penguatan bisnis.
  2. Peluang untuk memperluas jejaring usaha.
  3. Mendapatkan dana hibah  sebesar @ Rp. 10 juta untuk 20 Semifinalis Terbaik;
    dan @Rp 50juta untuk 3 Pemenang Terbaik.

Bagaimana cara berpartisipasi?

  • Pendaftaran sudah ditutup pada tanggal 21 Mei 2016.


Wirausaha Inovatif Berbasis Sosial dan Lingkungan yang merupakan kerjasama PT HM Sampoerna, Tbk di bawah payung program “Sampoerna untuk Indonesia”dan yayasan INOTEK dimulai sejak 01 November 2014 berakhir pada acara Forum Investor, 20  Agustus 2015. Proses seleksi dari 123 proposal yang diterima INOTEK, kemudian mendapatkan 21 semifinalis yang mendapatkan hadiah masing-masing 10 juta rupiah. Dari 21 finalis tersebut didapatkan 10 finalis yang mempresentasikan rencana bisnisnya pada tanggal 20 Agustus 2014.

Presentasi ini sebagai akhir penjurian yang dilakukan oleh 3 juri kompeten sebagai berikut:

  1. Ibu Adee Tiwow  Direktur  PT . Sosial Enteprener Indonesia.
  2. Bapak  Adi Sudewa, Senior Investment Manager, Aavishkaar Venture Management Services.
  3. Bapak Digantoro Tarmizi, Country Director PT Syukur Teknologi Inovasi.

Hasil penjurian menentukan 3 pemenang Wirausaha Inovatif Berbasis Sosial dan Lingkungan yaitu (penyebutan nama tidak berdasarkan urutan hasil penilaian):

  1. SAS Indomerapi dari Yogyakarta
  2. Lembaga Sentra Pemuda Taruna Purba Mandiri dari Yogyakarta
  3. Heystartic Av Peduli dari Surabaya



Komentar

comments

This post is also available in: English

© 2014 Inotek | Optimized by Sukaweb.com